Kabupaten Donggala Siap Penuhi Kebutuhan IKN

0 265

Beriklan? Hubungi : 0853 9999 4508

PALU – Pemerintah telah menetapkan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai titik nol pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru. Dengan begitu, sejumlah daerah lainnya juga telah ditetapkan sebagai penyanggah IKN dalam proses pembangunannya. Salah satu daerah penyanggah itu adalah Kabupaten Donggala.

Di era kepemimpinan Dr Drs Kasman Lassa SH MH sebagai Bupati Donggala, Kabupaten tertua di Sulteng tersebut siap memenuhi kebutuhan IKN. Mulai dari sektor pangan hingga kebutuhan material untuk membangun IKN.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Kasman saat tampil di Kabar68 Podcast yang dipandu langsung oleh pemimpin umum Radar Sulteng Grup, H Kamil Badrun AR SE MSi, rabu (21/9) kemarin.

Bupati yang memiliki gelar Kanjeng Raden Aryo Hadiningrat itu menjelaskan, Kabupaten Donggala memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Apalagi dari sektor bebatuan non logam, seperti Batu gajah, pasir, kerikil hingga abu batu. “Mulai dari wilayah Banawa hingga ke bagian pantai barat memiliki potensi bebatuan yang dibutuhkan dalam pembangunan IKN. Oleh karena itu dari sektor ini saya rasa kebutuhan IKN bisa terpenuhi,” jelasnya.

Tak hanya siap dari sektor material tersebut, Bupati Kasman mengatakan, Donggala juga mampu memenuhi kebutuhan dari sektor lainnya seperti pangan. Mulai dari perikanan, ternak, buah-buahan, sayur-sayuran hingga beras. Apalagi pemerintah telah menetapkan Desa Talaga di Kecamatan Dampelas sebagai kawasan pangan. “Kalau dari sektor perikanan ternak, beras dan lainnya itu saya rasa juga bisa terpenuhi. Kalau toh sayur-sayuran dan buah-buahan dan lainnya masih kurang, ada Kabupaten lain yang bisa menyuplai seperti kabupaten Sigi dan Parigi Moutong,” jelas Bupati.

Beberapa waktu lalu lanjut Bupati, Pemkab Donggala bersama Pemkab PPU telah menandatangani MoU dalam rangka pemenuhan kebutuhan IKN. Hal itu dilakukan sebagai bukti keseriusan Kabupaten Donggala menjadi penyanggah IKN. Penandatangan MoU itu dilakukan tepat di titik nol IKN. “Pemkab Donggala sudah menandatangani kerja sama dengan Pemkab PPU terkait IKN ini,” sebut Bupati.

Selain membahas soal IKN, Kamil Badrun yang menyebut Kasman Lassa sebagai Bupati fenomenal ini juga menanyakan beberapa hal mulai dari gelar kanjeng aryo hadiningrat hingga cita-cita Kasman Lassa usai masa jabatan selesai menjadi bupati Donggala dua periode.
Di akhir bincang-bincang bersama pemimpin Kabar68 itu, Bupati Donggala menyampaikan keinginannya menjadi seorang guru besar dan tenaga pengajar. Keinginan itu muncul menurut Kasman, karena dirinya lahir dari latar belakang seorang pengajar. Mulai dari guru hingga Dosen. Tak lupa Bupati Kasman juga berpesan kepada, keluarga, kerabat dan semua pihak untuk saling membantu kepada sesama. “Bantuan yang kita berikan kepada orang lain itu akan menjadi penolong bagi kita juga,” tandas Kasman. (dp)

Tinggalkan Balasan