Pasar Murah Hanya Untuk Kalangan Masyarakat Kalangan Menengah Ke Bawah

0 185

Beriklan? Hubungi : 0853 9999 4508

DONGGALA – Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) menggelar pasar murah untuk menekan dampak inflansi. Pasar murah itu digelar di 5 kecamatan yang di awali dari Kecamatan Banawa mulai Rabu hingga Kamis (17/11).

Ratusan masyarakat tampak antusias mengantre untuk membeli sejumlah bahan pokok di pasar murah yang berlangsung di halaman kantor Dinas Perindag tersebut.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindag, Hj Syahria HT Machmud mengatakan, pasar murah itu memang bertujuan untuk menkan dampak inflansi. Pemkab Donggala melalui Dinas Perindag memberi subsidi harga. Sehingga harga bahan pokok yang di jual di pasar murah lebih rendah dari harga pasar pada umumnya.

Hj Syahria menyebutkan, beberapa bahan pokok seperti beras premium di jual hanya dengan harga Rp40 ribu per karung untuk ukuran 5 kg. Kemudian minyak goreng kemasan di jual dengan harga Rp10 ribu per liter. Sedangkan telur di jual Rp40 ribu per rak dan gula pasir Rp11 ribu per kilo gram. “Pemkab memberi subsidi sehingga harganya lebih murah dari harga normal d pasaran,” sebut Syahria.

Pasar murah itu lanjut Syahria lebih dikhususkan untuk masyarakat kalangan ekonomi menengah kebawah. Oleh sebab itu pihaknya memberikan kupon pasar murah sebanyak 1.500 lembar per kecamatan untuk masyarakat yang namanya terdata di Dinas Sosial. “Kami memberikan kupon itu kepada masyarakat kalangan menengah ke bawah yang berdasarkan data dari Dinas Sosial. Jadi pihak kecamatan yang membagikan kupon tersebut. Satu kecamatan hanya 1.500 orang saja,”jelas Syahria.

Syahrian menambahkan, setelah di Kecamatan Banawa selama dua hari, pasar murah selanjutnya akan digelar di Kecamatan Sirenja selama dua hari. Pihaknya tetap menggandeng Bulog sebagai penyedia bahan pokok. “Senin pekan depan pasar murah kita gelar di Sirenja selama dua hari,” tambahnya

Tinggalkan Balasan