‘Sakaya’, Pelayanan Administrasi Kepegawaian Berbasis Elektronik

0 264

Beriklan? Hubungi : 0853 9999 4508

DONGGALA – Pelayanan administrasi berbasis elektronik semakin memudahkan dan membantu kerja-kerja pemerintahan. Hal inilah yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Donggala.

BKPSDM dibawah kepemimpinan Drs Najamuddin Laganing membuat satu program inovasi yang disebut ‘Sakaya’. Sakaya merupakan akronim dari Sistem Aplikasi Kepegawaian Terintegrasi yang merupakan pelayanan administrasi kepegawaian berbasis elektronik.

Najamuddin mengatakan, Sakaya adalah pelayanan administrasi kepegawaian berbasis elektronik dengan merubah pola pelayanan yang lama secara manual ke penggunaan aplikasi yang terintegrasi. Aplikasi tersebut kata Najamuddin dibuat untuk memeberikan kemudahan dan efisiensi waktu khsusunya terhadap ASN yang bertugas jauh dari ibu Kota Kabupaten.

Misalnya sebut Najamuddin, para guru yang berada di kecamatan Sojol Utara. Guru Tidak perlu lagi datang ke dinas pendidikan untuk membawa berkasnya. Dengan menggunakan apliaksi tersebut, ASN hanya perlu mengunggah berkas dari tempatnya bertugas. “Yang penting ada jaringan internet. Jadi nanti ada link khusus yang diberikan ke Dinas Pendidikan, kemudian Dinas Pendidikan yang meneruskan ke BKPSDM,” jelasnya.

Untuk tahap awal, Najamuddin menjelaskan, apliaksi itu digunakan untuk kenaikan pangkat struktural, kenaikan pangkat pengusulan tertentu dalam hal ini guru, dan kenaikan gaji berkala. Najamuddin mengatakan, apliaksi tersebut akan terus dikembangkan untuk memudahkan manajemen-manajemen kepegawaian yang lain. “Misalnya nanti kita juga akan kembangkan untuk pengurusan pensiun dan lain-lain. Berhubung aplikasi ini masih baru, tentu masih banyak kekurangan-kekurangan yang perlu di perbaiki dan dibenahi menjadi lebih lengkap dan lebih baik lagi,” sebutnya.

Aplikasi tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Kabupaten Donggala, Dr Rustam Efendi. Menurut Rustam, program inovasi berbentuk sistem aplikasi itu sangat dibutuhkan daerah. Pasalnya menurut Rustam, administrasi manajemen kepegawaian sangat ribet jika dilakukan secara manual. “Dengan adanya aplikasi ini menjadi sarana yang membantu memudahkan kepengurusan administrasi kepegawaian. Aplikasi ini juga mengefisienkan tugas dan waktu. Para ASN yang jauh dari ibu kota tidak perlu meninggalkan tugasnya selema beberapa hari hanya untuk mengurus administrasi kepegawaian. Sekarang bisa dilakukan di tempat tanpa meninggalkan tugas utama,” jelas Rustam. (*/dp)

Tinggalkan Balasan