Pembacaan Teks Proklamasi Oleh ketua PN atas Permintaan Bupati

0 265

Beriklan? Hubungi : 0853 9999 4508

DONGGALA – Ada yang berbeda pada peringatan HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 yang berlangsung di halaman kantor Bupati Donggala, Selasa (17/8) kemarin. Jika pembacaan teks proklamasi biasanya dibacakan oleh ketua DPRD atau unsur pimpinan DPRD, kali ini pembacaan teks proklamasi itu dibacakan oleh Ketua Pengadilan (PN) Donggaa, Lalu Moh Sandi Iramaya.

Hal ini menimbulkan pertanyaan. Mengapa pembacaan teks proklamasi bukan di baca oleh DPRD Donggala seperti di daerah lain. Wakil ketua I DPRD Donggala, Sahlan yang dimintai keterangan terkait hal tersebut mengatakan, sepengetahuannya, pembacaan teks proklamasi biasanya dibacakan oleh DPRD pada pelaksanaan HUT Kemerdekaan RI. “Saya hadir di upacara kemarin. Menyangkut pembacaan teks proklamasi sepengetahuan kami itu biasanya DPRD yang bacakan. Boleh coba tanya ke bagian Tapem atau Humas Pemkab Donggala,” ujarnya kepada awak media.

Ketua PN Donggala melalui Juru Bicara Pengadilan, Andi Aulia Rahman SH MH, mengatakan, pembacaan teks proklamasi oleh Ketua PN Donggala pada peringatan HUT Kemerdekaan RI adalah permintaan Bupati Donggala, Kasman Lassa. Bupati Donggala kata Andi menyurat secara resmi ke PN Donggala perihal permintaan untuk membacakan teks proklamasi.

Oleh karena itu kata Andi, Ketua PN Donggala juga mengikuti gladi sehari sebelum pelaksanaan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang berlangsung di halaman kantor Bupati Donggala. “Ketua PN juga ikut gladi. Jadi permintaan pembacaan teks proklamasi ini bukan dilakukan secara tiba-tiba. Kami menerima surat secara resmi yang ditanda tangani Bupati Donggala,” katanya.

Menurut Andi, tak ada aturan yang mengikat terkait pembacaan teks proklamasi. Permintaan Bupati kepada ketua PN Donggala untuk membacakan teks proklamasi itu sebagai bentuk penghargaan. Sebab menurut Andi, diantara jajaran Forkopimda, ketua PN yang paling senior. Termasuk Ketua DPRD Donggala. “Senior yang saya maksud, diantara jajaran Forkopimda, ketua PN yang paling lama dibandingkan yang lain. Permintaan pembacaan teks proklamasi adalah amanah dan bentuk pengahargaan dan harus dijalankan,” tandasnya. (*/dp)

Tinggalkan Balasan