Pelaksanaan Salat idul Adha Dibatasi Meski Zona Hijau

0 224

DONGGALA – Pemerintah Kabupaten Donggala akhirnya mengeluarkan surat edaran (SE) tentang penyelenggaraan salat idul adha dan penyembelihan hewan qurban tahun 1442 H/ 2021 pada masa pandemi covid-19.
Di dalam surat edaran tersebut, tidak diperkenankan melakukan pawai takbiran. Takbiran hanya dikumandangkan dari masjid oleh petugas ta’mir.
Terkait pelaksanaan salat idul adha, di dalam surat edaran disebutkan bahwa wilayah RT/Dusun kategori zona merah tidak dapat dilaksanakan salat Idul Adha di Masjid-Masjid dan Lapangan. Salat Idul Adha dilaksanakan di rumah masing-masing.
Sedangkan wilayah RT/Dusun kategori zona orange dan kuning dapat dilaksanakan Salat Idul Adha di Masjid-Masjid dan Lapangan dengan ketentuan, jumlah jamaah maksimal 50 persen dari kapasitas tampung Masjid dan Lapangan.

Menerapkan disiplin dan penegakan protokol kesehatan 4M yaitu menyediakan tempat cuci tangan, memakai masker, menjaga jarak minimal 1,5 meter dan menghindari kerumunan. Tidak diperkenankan untuk Salat Idul Adha berjamaah di masjid dan lapangan bagi anak-anak, orang tua atau lansia, orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan luar daerah dan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Sekretaris Gugus Tugas Kabupaten Donggala, Akris Fatah mengatakan, untuk wilayah RT/Dusun kategori zona hijau dapat dilaksanakan salat Idul Adha di Masjid-Masjid dan Lapangan dengan ketentuan jumlah jamaah maksimal 75 persen dari kapasitas tampung masjid dan lapangan. “Meski zona hijau, tidak diperkenankan bagi anak-anak dan lansia untuk ikut salat berjamaah. Termasuk orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan luar daerah dan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.
Penentuan wilayah RT/Dusun kategori zona merah, zona orange, zona kuning dan zona hijau berdasarkan hasil kajian Epidemologi Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala situasi covid-19 sampai dengan tanggal 17 Juli 2021. Disamping itu kata Akris, penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban hanya dilakukan oleh petugas. “Selain itu pelaksanaan open house ditiadakan,” katanya.

Sekadar diketahui, surat edaran penyelenggaraan salat idul adha tersebut mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 20 tahun 2021 tentang perubahan instruksi Mendagri nomor 17 tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan corona virus desease 2019 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran covid-19. Surat Edaran Menteri Agama nomor 16 tahun 2021 tentang petunjuk teknis penyelenggaraan malam takbiran, shalat idul adha, dan pelaksanaan qurban tahun 1442 H/2021 di luar wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro (PPKM) Darurat. Surat Gubernur Sulawesi tengah nomor : 456/2515/RO. Kesra tentang pemberitahuan pedoman penyelenggaraan shalat idul adha dan pelaksanaan qurban 1442 H/2021 Masehi.

Peraturan Bupati Donggala nomor 31 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan protokol kesehatan sebagai upaya pengendalian penyebaran covid-19 di kabupaten donggala serta guna pemutusan mata rantai penularan covid-19 pada masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman covid-19. Kemudian hasil rapat koordinasi gugus tugas covid-19 kabupaten donggala tanggal 16 juli 2021 tentang penyelenggaraan malam takbiran, shalat idul adha, dan pelaksanaan qurban tahun 1442 H/2021 M. (dp)

Tinggalkan Balasan