Gerak Cepat BPBD Sulteng Lakukan Asesmen Dampak Banjir

0 176

Beriklan? Hubungi : 0853 9999 4508

PALU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan asesmen terhadap dampak banjir dan tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah di Sulteng pasca hujan lebat yang terjadi pada Rabu (24/1) kemarin.

Terpantau ada beberapa wilayah di Kabupaten Donggala yang terendam banjir. Bahkan sebagian warga Desa Kumbasa Kecamatan Sindue terisolir akibat akses jembatan tak bisa dilewati. Desa Kumbasa dan sekitarnya memang kerap dilanda banjir saat terjadi hujan lebat.

Tak jauh dari Kumbasa, Desa Saloya Kecamatan Sindue Tombusabora juga terpantau terendam banjir. Sebagian akses jalan tertutup air. Dari data yang dihimpun, lebih dari 70 KK terdampak akibat banjir.

Sementara itu hujan lebat juga menyebabkan air sungai di Desa Wombo Mpanau Kecamatan Tanantovea meluap dan membuat aliran baru di sekitar area persawahan warga. Selain banjir hujan lebat disertai angin kencang juga menyebabkan satu unit rumah di Kelurahan Maesa Kecamatan Parigi mengalami kerusakan dan rubuh.

Kepala BPBD Sulteng Dr Ir Akris Fatah mengatakan, tim BPBD telah meninjau semua titik banjir di Donggala maupun di daerah lain. Saat ini kata Akris, pihaknya sedang gerak cepat untuk melakukan asesmen terhadap dampak bencana banjir pada Rabu (24/1) kemarin. “Terkait langkah apa yang akan kita lakukan selanjutnya pasca banjir, kita menunggu hasil asesmen,” katanya Kamis (25/1) kemarin. (ujs)

Tinggalkan Balasan