Dorong Keragaman Konsumsi untuk Cegah Stunting di Donggala

0 177

Beriklan? Hubungi : 0853 9999 4508

DONGGALA – Pemerintah Kabupaten Donggala mengambil langkah proaktif dalam mengatasi masalah stunting dengan fokus pada penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan. Melalui peluncuran program inovatif, masyarakat didorong untuk meningkatkan keragaman jenis makanan yang mereka konsumsi, sambil memastikan keamanan pangan.

Berdasarkan Peraturan Bupati Donggala Nomor 21 Tahun 2020 tentang Keamanan Pangan Segar Asal Tanaman dan Peraturan Bupati Donggala Nomor 22 Tahun 2022 tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Donggala, Moh Yasin, saat membuka kegiatan sosialisasi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan dalam rangka percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Donggala.

Kegiatan yang diadakan di Hotel Jazz Anna pada Kamis (30/11/23) juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rustam Efendi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muhammad Fahri, dan beberapa perwakilan OPD. Bupati Yasin menyatakan bahwa langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif signifikan dalam mempercepat pencegahan dan penurunan angka stunting di wilayah Kabupaten Donggala.

“Saya mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya ini, sehingga bersama-sama kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Mari bersatu melawan stunting untuk masa depan generasi yang lebih kuat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa dalam langkah progresif untuk menanggulangi stunting, Kabupaten Donggala merancang strategi baru yang menitikberatkan pada penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan. “Pemda Donggala berinisiatif meluncurkan program inovatif yang mengajak masyarakat aktif terlibat dalam meningkatkan keragaman jenis makanan yang dikonsumsi sekaligus memastikan keamanan pangan,” jelasnya.

Bupati Yasin menambahkan bahwa program tersebut bertujuan besar untuk mempercepat pencegahan dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Donggala.

“Pilihan makanan yang beragam dan aman diharapkan mampu merubah paradigma kesehatan di Kabupaten Donggala. Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi, menandai awal dari perubahan positif dalam upaya menciptakan generasi yang lebih kuat dan sehat di masa depan,” pungkasnya. (*/dp)

Tinggalkan Balasan