Bupati Rifani Ingatkan Kades Tidak Boleh Sewenang-wenang

Dalam Penyelenggaraan Pemerintahaan di Desa

0 309

Beriklan? Hubungi : 0853 9999 4508

PALU – Pj Bupati Donggala, Moh Rifani SSos menyampaikan sejumlah pesan kepada para kepala Desa (Kades) dalam menyelenggarakan pemerintahan di desa. Salah satunya meminta kepada para Kades untuk aktif berkoordiansi dan berkonsultasi dengan Pemerintah Kabuaten (Pemkab).

Hal itu Bupati Rifani sampaikan pada kegiatan Bimbingan Teknis yang diikuti oleh Kades dan perangkat Desa se Kabupaten Donggala di Citra Mulia Hotel, Sabtu (1/6/24) kemarin.
Dengan nada yang tegas, Bupati Rifani mengingatkan kepada para Kades agar tidak sewenang-wenang dalam mengambil keputusan. Termasuk dalam urusan pengangkatan perangkat desa. Pentingnya koordinasi dan konsultasi dilakukan agar tidak terjadi pelanggaran administrasi maupun pelanggaran hukum bagi para Kades. “Dinas PMD adalah Pembina desa, jadi Kades harus banyak melakukan koordinasi dan konsultasi, jangan mengambil keputusan sepihak. Selain Dinas PMD, Kades juga bisa koordinasi dengan inspektorat, Bagian Hukum atau Asisten Bidang Pemerintahan,” kata Rifani.

Rifani juga mengatakan, para Kades harus memahami aturan terkait penyelenggaran pemerintahan desa. Termasuk larangan-larangan serta kewajian dan hak antara Pemerintah desa dengan masyarakat. Rifani menegaskan, jika Kades melakukan pelanggaran tentu ada sanksinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sanksinya mulai dari teguran secara tertulis. Jika tak diindahkan, maka ada sanksi yang lebih berat yaitu sanksi pemberhentian sementara hingga pemberhentian. “Dalam urusan penyelenggaraan pemerintahan di desa, Kades harus tahu mana yang boleh mana yang tidak boleh. Termasuk saya, jika dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan di Donggala terhadapat hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan, maka saya juga siap menerima sanksi,” tegas Bupati Rifani.

Rifani berharap, dengan adanya Bimtek bagi para kades, perangkat desa hingga BPD ini dapat memberikan nilai tambah kepada Pemerintah desa sehingga bersama-sama dapat memaksimalkan pembangunan daerah melalui pembangunan desa. “Dengan harapan asas manfaatnya dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat di Kabupaten Donggala,” pungkas Rifani. (ujs)

Tinggalkan Balasan