Bupati Ingatkan ASN Untuk Jaga Netralitas

0 170

Beriklan? Hubungi : 0853 9999 4508

DONGGALA – Menyambut pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) yang digelar pada tahun 2024, Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan tetap menjaga netralitas dan profesionalisme. Hal ini menjadi kunci dalam memastikan jalannya proses demokratis yang adil dan berkualitas.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Donggala, Moh Yasin, baru-baru ini. Ia mengingatkan semua ASN yang berada dalam linkup pemerintahan Kabupaten Donggala untuk tetap netral.

Bupati Yasin mengatakan Pemerintah dan masyarakat semakin menyadari betapa pentingnya peran ASN sebagai garda terdepan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan transparan.

“Dalam konteks pemilihan, netralitas ASN menjadi landasan utama dalam menciptakan lingkungan politik yang sehat dan berintegritas,” ucapnya.

Menurut Bupati, pernyataan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, ASN memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung kelancaran pelaksanaan Pemilu dan Pemilukada. Mereka diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan penuh integritas tanpa adanya preferensi politik yang dapat merugikan proses demokrasi.

“Pentingnya netralitas ASN bukan hanya terletak pada aspek teknis penyelenggaraan, namun juga pada kepercayaan masyarakat terhadap proses demokratis itu sendiri. ASN sebagai pelayan masyarakat diharapkan dapat memberikan contoh integritas dan profesionalisme, sehingga masyarakat dapat merasa yakin bahwa setiap tahapan pemilihan berjalan sesuai dengan aturan dan prinsip demokrasi,” tuturnya.

Lanjut Bupati, dalam rangka menciptakan lingkungan yang kondusif, pemerintah juga telah mengintensifkan pelatihan dan sosialisasi bagi ASN terkait kode etik dan perilaku netral. Penekanan pada prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia juga menjadi fokus utama dalam pembekalan ini.

“Partisipasi aktif ASN dalam pemilihan juga dianggap sebagai langkah strategis untuk menghindari potensi ketidakseimbangan dalam proses politik. Dengan menjadi agen yang netral, ASN diharapkan dapat membantu menciptakan persaingan yang sehat di antara peserta pemilihan tanpa adanya intervensi atau dukungan yang bersifat subjektif,” jelasnya.

Bupati Yasin menambahkan, Melalui keterlibatan ASN yang netral dan berintegritas, pemerintah dan masyarakat berharap dapat meraih pencapaian pemilihan yang demokratis, adil, dan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dengan demikian, pemilihan umum dan kepala daerah tidak hanya menjadi sebuah proses formal, tetapi juga sebuah momentum untuk memperkuat fondasi demokrasi di Kabupaten Donggala ke depan.

Tinggalkan Balasan