Berupaya Tingkatkan Ketahanan Pangan di Donggala

0 168

Beriklan? Hubungi : 0853 9999 4508

DONGGALA – Dalam upaya menangani kerawanan pangan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Donggala bersama masyarakat meluncurkan serangkaian intervensi untuk menanggulangi kejadian rawan pangan, baik yang bersifat transien maupun kronis.

DONGGALA – Interaksi antara pemerintah Pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat diatur melalui Pedoman Pelaksanaan Penanganan Daerah Rawan Pangan sebagai panduan utama.

Bupati Donggala, Moh Yasin, melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang), Muhammad Fahri, mengatakan bahwa kerawanan pangan yang bersifat kronis mendapat perhatian jangka menengah dan panjang, sementara rawan pangan transien mendapat respons darurat yang segera.

“Analisis Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan menjadi instrumen kunci dalam menentukan strategi penanganan, memetakan situasi pangan dan gizi di tingkat wilayah desa,” ucapnya, Selasa kemarin (12/12/23).

Lanjut Fahri, sapaan akrabnya, hasil analisis ini dilengkapi dengan data spesifik, seperti nama dan alamat masyarakat yang rentan, untuk memastikan intervensi tepat waktu dan tepat sasaran.

“Tujuannya adalah mencapai sistem ketahanan pangan dan gizi yang efektif, bukan hanya dalam konteks wilayah yang rentan, melainkan juga fokus pada individu yang membutuhkan bantuan,” katanya.

Fahri menambahkan, dalam kegiatan Penanganan Daerah Rawan Pangan Tahun 2023, 50 anak, termasuk stunting, balita gizi kurang, dan keluarga dengan masalah kesejahteraan sosial, menerima bantuan.

“Paket bantuan mencakup Susu Formula, Kacang Hijau, dan Telur, diserahkan di Desa Malei, Kecamatan Balaesang Tanjung,” tuturnya.

Ini menjadi langkah nyata Pemda Donggala untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi di tengah masyarakat yang membutuhkan, demikian Kadis Ketahanan Pangan, Muhammad Fahri. (*/dp)

Tinggalkan Balasan